https://www.histats.com

Minggu, 20 Juli 2025

SAYA LAZIALE (Bagian 2 dari 3)

 

Laziale Tak Pernah Sendiri


Waktu berjalan. Lazio tak lagi segarang dulu. Finansial goyah, pemain bintang pergi. Tapi yang mengejutkan, banyak yang tetap tinggal. Laziale bertambah, bukan berkurang. Meskipun mungkin saja telah banyak yang mendua hati, tapi kecintaan terhadap Lazio tak pernah pergi.  Di bandara, stasiun, atau jalanan mana pun di Indonesia, jika bertemu seseorang dengan syal Lazio, ada senyum yang sama. Ada sapa hangat, bahkan tak jarang pertukaran nomor ponsel.

“Bro, Laziale juga ya?”

Dan obrolan panjang pun dimulai, seolah kami sudah bersaudara sejak lama.

Bukan hal yang mudah mendapat atribut Lazio. Tak seperti di era kejayaan, saat atribut Lazio ada dimana-mana. Kini, topi, syal, atau jersey resmi biasanya kami pesan dari komunitas atau pesan dari kawan yang sering membuat atribut lazio. Maka, siapa pun yang memakai atribut Lazio, sudah pasti dia bukan fans abal-abal. Dan itu cukup jadi alasan untuk menyapa.

Kalau mau ke kota lain, cukup umumkan di grup di media sosial. Laziale setempat akan menjemput, menemani, bahkan kadang mengantar pulang dengan oleh-oleh. Kami bukan hanya fans klub, kami keluarga. Begitu pula sebaliknya, jika ada Laziale yang berkunjung ke koaku, akan kuusahakan untuk menyambut dan menemani.

Gathering jadi agenda rutin: dari yang nasional hingga wilayah. Menjadi ajang bertemu, tertawa, nonton bareng, berbagi kisah dan koleksi. Bukan tentang menang atau kalah, tapi soal bagaimana kita tetap setia meski tertatih.

Dan ada satu hal yang membuat kami tetap bangga: kami tahu rasanya menjadi bagian dari perjuangan kecil, meski bukan dominasi besar. Lazio selalu di hati, Sang elang tak akan dibiarkan terbang sendirian. I tifosi biancocelesti sono molto fedeli. Tu non sarai mai sola..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolong jangan memberikan komentar yang menyudutkan, agitasi ataupun berbau ras.. Terima Kasih. -NS-

SAYA LAZIALE (Bagian 3 dari 3)

  Elang Tidak Butuh Kerumunan Cinta itu tumbuh makin dalam ketika Lazio diasuh oleh Simone Inzaghi—mantan pemain, legenda, dan Laziale sej...